Jum'at 4 Apr 2025

Notification

×
Jum'at, 4 Apr 2025

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

ParipurnaTanggap Interplasi KurangTangguh, AcepSuyatna:PKB Konsisten

Kamis, 16 Juli 2020 | Juli 16, 2020 WIB | 22 Views Last Updated 2020-07-16T11:05:38Z

Karawang Jawa Barat
Relevantnews, -

Sejumlah  Anggota DPRD Kabupaten Karawang menjalankan tupoksinya,
Yang mana telah kita ketahui bersama bahwa seorang anggota DPRD mempunyai hak Interplasi (bertanya), hak Imunitas dan hak  Angket.

Tidak ingin dianggap publik apalagi para pemilih yang telah memberikan amanah kepadanya lewat Pileg, sehingga menimbulkan opini hanya sebatas wacana atau kehilangan panggung di masa pandemi.

Para anggota Dewan (legislatif)  ini pun mulai berjuang  dan sepakat untuk menggunakan hak Interplasinya, bertanya kepada pihak Exsekutif seputar paparan rincian dana Covid-19 di Kabupaten Karawang.

Guna memenuhi persyaratan legal administrasi menuju tahapan berikutnya 24 Orang anggota  DPRD kab - Karawang ini pun torehkan sejarah baru bubuhkan tanda tangan di atas kertas putih pertanda menyetujui Interplasi untuk diteruskan.

Upaya keras inisiator  berbuah manis akumulasi 24 suara ini telah dapat menjadi modal awal yang diharapkan nantinya akan bertambah dukungan.

Seiring perjalanan waktu pihak Eksekutif   tanggap  dan telah memaparkan semua yang di inginkan dalam gelaran acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pihak yang telah menggunakan hak Interplasinya.(Red)

Berdasarkan tahapan surat permohonan hak Interplasi dari para anggota DPRD kab -Karawang  dan Banmus, pada Rabu 15/7 /2020 telah  di gelar rapat  Paripurna di Gedung Paripurna Karawang.

Acep Suyatna SH, anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi PKB yang berasal dari Dapil 5 ini, dalam wawancara langsung kami setelah Paripurna di gelar di tempat yang berbeda di luar gedung menjelaskan  " Partai PKB tetap konsisten dalam perjuangan ini alhamdulillah walaupun kalah setidaknya kami PKB Karawang tetap solid 7 suara bulat ditambah lagi dengan PDIP 6 suara bulat ditambah 1 suara dari Gerindra, dari 24 modal suara awal yang setuju Interplasi ternyata terrgerus di Paripurna dengan akhir mekanisme Voting ini disimpulkan Interplasi tidak dapat di teruskan, hanya 14 setuju diteruskan, sedangkan 33 tidak setuju diteruskan, 47 DPRD itulah  yang hadir  dan mengunakan hak suaranya dari 50 anggota DPRD kab - Karawang, selebihnya absen.

Walaupun demikian ungkap Acep Suyatna SH  setidaknya kami telah berupaya dan telah menjalankan fungsi kami sebagai wakil rakyat  dari awal sampai di Paripurna hari ini.
Dinamisnya hal ini memberikan tambahan pengalaman kita semua dalam berdemokrasi.

Kedepannya kami berharap dengan adanya Interplasi ini agar para OPD lebih mencermati secara detail dalam segala anggaran, prinsipnya hanya ini.

Untuk eksekutif sendiri mengikuti acara Paripurna secara daring dari Lt 3 Gedung Singaperbangsa Pemda Karawang.(ujar Acep Suyatna)

Sementara untuk menjawab pertanyaan kami (Relevantnews)  tentang mengapa Wartawan tidak boleh  masuk untuk meliput???
Acep Suyatna SH  " Sepengetahuan saya dari awal pembukaan Paripurna  telah di umumkan secara resmi acara digelar terbuka untuk umum, adapun teknis dan kenyataan di lapangan seperti itu saya tidak tau" pungkasnya.


Jawaban  yang sama juga  ketika kami bertanya langsung setelah usai acara dari Ketua DPRD Kabupaten Karawang Pendi Anwar  " mungkin hanya miss komunikasi saja, rapat kami gelar terbuka kok" ujarnya
Untuk kesimpulan hasil Paripurna hari ini Ketua DPRD mengatakan  Interplasi tidak dapat dilanjutkan karena hasil Voting.

Dalam hal ini kami telah membuka dan berikan ruang secara demokrasi para anggota telah mengunakan haknya dan telah melakukan tugasnya dengan baik hingga dapat berlabuh ke Paripurna".

Kesimpulan yang sama juga disampaikan oleh Sang Inisiator Natala Sumeda anggota DPRD Kabupaten Karawang  dari Fraksi PDIP, bahwa Interplasi tidak dapat di teruskan.
Semoga hal ini menjadi  sejarah baru di DPRD, karena baru pertama kali Interplasi di gunakan para anggota dewan belum pernah terjadi di Kabupaten Karawang pada waktu dan kesempatan sebelumnya, ini warisan terbaik untuk demokrasi.
Sementara itu  prosesi awal  dari 24 yang setuju Interplasi  dan tanda tangan   yang balik kanan dan konsisten hanya  PDIP 6, PKB 7 ditambah 1 dari Gerindra, ya inilah faktanya kami harus terima kesimpulannya  "tutup Natala dalam   wawancara langsungnya bersama   kami .  (lubis)

×
Berita Terbaru Update